Kesulitan Menyusui untuk Ibu

Berkali-kali, para ibu didorong untuk menyusui anak mereka karena banyak manfaat yang dimilikinya bagi mereka berdua. Ada manfaat fisik, emosional dan finansial untuk itu. Namun, beberapa tantangan datang bersamanya, dan beberapa dari tantangan ini adalah suplai ASI yang rendah, puting yang sakit, pembengkakan dan kurangnya dukungan.

  1. Pasokan Susu Rendah
    Beberapa wanita hamil khawatir tidak memiliki cukup ASI untuk memberi makan bayi mereka, dan setelah bayi lahir, dalam beberapa kasus, beberapa ibu memiliki persediaan susu yang rendah. Ketika ini terjadi, susu formula muncul di benak sebagai pengganti, atau bantuan, untuk memastikan bahwa anak-anak memiliki cukup susu untuk diminum. Namun, dalam banyak kasus, pasokan susu yang rendah dapat diatasi.
    Semakin banyak bayi ditempatkan dengan benar di payudara, semakin banyak ASI akan mengalir. Oleh karena itu, memastikan bayi “mengunci” dengan benar, adalah langkah yang baik untuk dilakukan. Mulut bayi harus benar-benar menutupi puting dan areola.
    Di rumah sakit dan klinik kesehatan seseorang dapat menemukan konsultan laktasi yang dapat membantu mereka dalam menyusui.
    Selain itu, pengendalian kelahiran, masalah tiroid rendah atau tinggi dan suplemen juga dapat berkontribusi pada suplai ASI yang rendah.
  2. Puting Sakit
    Puting yang sakit adalah salah satu keluhan terbesar yang dialami ibu saat menyusui, dan ini bisa disebabkan oleh perlekatan yang buruk. Setelah ini diperbaiki, masalah ini harus hilang. Namun demikian, beberapa petroleum jelly akan membantu menyembuhkannya.
  3. Pembengkakan
    Pembengkakan terjadi ketika payudara terlalu penuh dengan susu dan sampai terasa nyeri. Ini bahkan dapat menyebabkan ibu mengalami demam. Di satu sisi, persediaan ASI sedikit, dan di sisi lain, bisa ada lebih banyak ASI daripada yang bisa ditangani payudara. Dengan memberi makan bayi sesering mungkin, dan memastikan bahwa kedua payudara terkuras setiap kali menyusui sangat membantu.
  4. Kurang dukungan
    Dukungan selalu menjadi sekutu yang kuat dalam apa pun yang dilakukan seseorang, dan hal ini tidak terkecuali. Ibu membutuhkan dukungan dari orang-orang di sekitar mereka, desanya, jika ada, tetapi kadang-kadang, dan tidak selalu dengan sengaja, desa mereka tidak mendukung keinginan mereka untuk menyusui bayinya. Misalnya, pasangan mereka setuju sepenuhnya dengan bayi yang disusui, namun, saat berada di depan umum, pasangan mereka meminta mereka untuk tidak melakukannya di depan umum.

Selain itu, ketika ibu mengungkapkan kesulitan yang mereka hadapi dengan menyusui, mereka dipandang seolah-olah mereka mencari alasan untuk tidak melakukannya.

Namun, terkadang bertanya kepada seseorang, terutama ibu yang telah menyusui bayinya, bagaimana mereka menghadapi tantangan ini dapat mengubah mereka menjadi pendukung. Semoga postingan ini Membantu !!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *