Terowongan Cu Chi – Sejarah Perjuangan Vietnam

terowongan cu chi vietnamSudah cukup buruk untuk tinggal di tempat sempit tanpa listrik, apalagi di terowongan yang digunakan bersama ribuan orang lainnya. Kedengarannya mustahil, tapi begitulah cara lebih dari 16.000 orang Vietnam hidup selama bertahun-tahun di tempat yang sekarang dikenal sebagai Terowongan Cu Chi selama perang mereka dengan Amerika antara tahun 1956 dan 1975.

Itu bukan terowongan biasa Anda, tetapi jaringan terowongan yang sangat kompleks yang berfungsi sebagai rumah sakit, tempat tinggal, jalur komunikasi dan pasokan, serta area penyimpanan senjata dan makanan gerilyawan Viet Cong. Mereka dibangun tanpa menggunakan mesin atau perkakas yang canggih tetapi hanya perkakas kasar dan ketahanan manusia. Gerilyawan Viet Cong mulai membangunnya selama perlawanan mereka melawan Prancis pada akhir 1940-an. Tujuan aslinya adalah untuk komunikasi antar desa tanpa terdeteksi oleh tentara Prancis. Namun, pada tahun 1960, Front Pembebasan Nasional Vietnam mulai menggali dan memperluas terowongan. Sistem terowongan sangat strategis memberikan kontribusi bagi kemenangan Tentara Vietnam Utara melawan Amerika.

Sebagian besar terowongan rahasia ini dibangun di bawah pangkalan Amerika. Kepentingannya tidak hanya terbatas pada tujuan militer tetapi juga menjadi pusat kehidupan komunitas Vietnam ketika Amerika membakar dan menghancurkan desa-desa. Semuanya berjalan seperti biasa bagi orang Vietnam di terowongan tempat kekasih bertemu, pasangan menikah, anak-anak pergi ke sekolah, dan pertunjukan diadakan.

Semuanya tidak normal, tentu saja. Orang Vietnam harus menghadapi tantangan untuk hidup di lingkungan sempit tempat semut, kalajengking, hama, dan lipan beracun tumbuh subur. Selain itu, mereka harus menjatah semuanya karena makanan, air, bahkan udara langka. Sebagian besar waktu, mereka hanya keluar dari terowongan pada malam hari untuk mengais apa saja yang berguna bagi masyarakat baik itu persediaan maupun makanan. Pada saat Amerika mengebom dan menyusup ke desa-desa, mereka harus tetap berada di tempat yang sesak ini selama hari-hari yang tampaknya tak ada habisnya. Kondisi kehidupan itu membuat penyakit, terutama malaria, merajalela. Faktanya, ini telah menjadi penyebab utama kematian kedua di antara orang Vietnam selama waktu itu. Selain itu, sebagian besar penghuni terowongan mengalami kasus parasit usus yang serius.

Meskipun terowongan Cu Chi pernah menjadi surga bagi orang Vietnam, hal itu menjadi sumber frustrasi bagi Amerika. Mereka telah mencoba berbagai metode deteksi dan infiltrasi yang semuanya gagal. Pasukan Amerika melakukan operasi skala besar dengan membakar desa, membuldoser hutan, dan menghancurkan sawah. Mereka mengerahkan pesawat yang menyemprotkan bahan kimia untuk menggunduli area yang terbakar sesudahnya. Melalui semua serangan ofensif ini, gerilyawan Vietnam, bersama dengan desa lainnya, tetap aman dan terlindungi di terowongan mereka. Meskipun demikian, hanya 6.000 orang Vietnam dari 16.000 penghuni terowongan yang dapat bertahan hidup setelah perang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *