Tips Untuk Merawat Sistem Hidrolik Anda

Tips Untuk Merawat Sistem Hidrolik Anda

Sistem hidrolik mungkin terlihat rumit, tetapi tidak seburuk yang dipikirkan banyak orang. Praktik pemeliharaan rutin dapat membuat Anda terbiasa dengan komponen sehingga Anda dapat mendiagnosis potensi masalah sebelum berubah menjadi masalah serius. Komponen sistem hidrolik bekerja sama erat dan satu komponen yang rusak dapat menyebabkan kerusakan pada komponen lainnya.

Sistem biasanya memiliki selang, saluran, motor, silinder dan pompa serta filter dan katup antara lain. Komponen yang lebih besar seperti pompa dan silinder serta motor saling berhubungan dengan alat kelengkapan, saluran dan selang. Mempelajari praktik pemeliharaan sederhana dapat sangat membantu menjaga sistem Anda dalam kondisi prima.

Tips pencegahan

Pencegahan masalah adalah pendekatan terbaik dengan sistem apa pun. Mulailah dengan memastikan bahwa kontaminan dijauhkan dari sistem untuk mencegah kegagalan dan masalah umum. Jika Anda mencurigai adanya kontaminasi, Anda dapat mengambil tindakan lain.

· Bersihkan area pada tongkat celup dan isi filter dan sumbat hidrolik sebelum melepas untuk memeriksa atau mengganti cairan. Tuangkan cairan hidraulik langsung ke sistem Anda dan jaga agar semua wadah cairan tetap tertutup rapat saat disimpan.

· Pertimbangkan untuk mengganti filter dan cairan setelah 50 jam pertama penggunaan untuk menghilangkan partikel kontaminan. Anda dapat memeriksa manual Anda untuk rekomendasi pabrikan.

· Selalu periksa oli sebelum digunakan untuk memastikan kondisi yang baik dan untuk mendapatkan kadar cairan yang cukup. Oli berbusa atau berbusa dapat mengindikasikan kebocoran yang dapat memperlambat operasi hidraulik. Segera tutup kebocorannya.

· Periksa suhu fluida hidrolik secara teratur selama pengoperasian. Cairan panas atau bau bisa menjadi indikasi bahwa sistem pendingin tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Puing atau kotoran harus dibersihkan dari oil cooler atau reservoir.

Tip pompa

Periksa pompa dari kerusakan eksternal dan keausan secara teratur dan selesaikan masalah apa pun sesegera mungkin. Selain itu, Anda harus tetap tertarik pada kavitasi setiap 50 jam dan berikut adalah cara melakukannya.

· Dengarkan pompa Anda saat mengoperasikan hidrolik. Suara atau gemerincing apa pun dapat berarti terjadi kavitasi dan Anda harus segera mematikan sistem.

· Periksa filter dan level fluida untuk aliran yang dibatasi atau terbatas. Anda juga harus memeriksa setiap perubahan komponen pada pompa, saluran masuk dan reservoir yang dapat mempengaruhi aliran masuk pompa.

· Periksa saluran masuk untuk setiap terjepit, bengkok atau kebocoran dan diskontinuitas lain yang dapat mengganggu aliran.

· Jaga kebersihan filter dan cairan untuk menjaga piston, baling-baling, katup dan kerusakan gigi minimal.

Kiat bermanfaat lainnya

· Periksa semua alat kelengkapan, skrup, saluran dan selang dari kerusakan. Selang yang roboh atau berkerut dapat membatasi aliran sehingga garis akan retak, penyok, atau terputus.

· Pastikan semua sambungan selang tetap pas dan kencangkan bila perlu tanpa terlalu kencang yang dapat menyebabkan kerusakan.

· Biarkan kopling Anda tetap bersih karena mudah menimbulkan kontaminasi. Topi harus tetap di tempatnya saat penggantian dilakukan.

· Periksa titik-titik lentur selang untuk setiap peregangan dan kekusutan. Perutean selang juga harus diperiksa apakah ada penyimpangan yang dapat mengganggu fungsinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *