7 Tip Keamanan Berkendara di Saat Hujan

berkendara saat hujanMengemudi di tengah hujan tidak semudah berjalan. Mengemudi saat hujan lebat atau angin kencang mungkin tidak menimbulkan ketakutan di benak pengemudi, tetapi tidak ada dari mereka yang dapat mengabaikan tantangan yang terkait dengannya. Kondisi cuaca yang buruk dipastikan meningkatkan potensi risiko jatuh ke dalam bahaya yang serius dan menimbulkan situasi bagi Anda bersama keluarga. Ternyata, mengemudi dalam kondisi seperti itu membutuhkan perhatian penuh Anda.

Mendaftar untuk pelajaran mengemudi dapat membantu Anda tetap siap menghadapi situasi darurat dan membuat Anda percaya diri untuk mengemudi dalam cuaca buruk. Selain itu, Anda harus terbiasa dengan kemungkinan penurunan yang mungkin menghalangi Anda dan mengambil tindakan pencegahan keamanan yang diperlukan. Berikut beberapa tip cepat untuk mengemudi saat hujan.

  • Nyalakan wiper: Ini mungkin hal terpenting yang harus Anda lakukan saat hujan mulai turun secara tiba-tiba. Ini tidak hanya membantu menjaga kaca depan Anda tetap bersih tetapi juga meningkatkan visibilitas Anda. Sebaiknya Anda mengganti wiper setiap tahun untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan. Selain itu, disarankan untuk menggunakan washer hidrofobik yang akan membuat air jatuh.
  • Nyalakan lampu depan: Menyalakan lampu adalah hal penting lainnya yang perlu Anda lakukan segera setelah mulai turun meskipun ada siang hari.
  • Berkendara lambat: Hal ini terbukti bodoh di pihak Anda untuk menjaga kecepatan tinggi saat hujan. Kecepatan tinggi akan meningkatkan kemungkinan selip dan pada akhirnya membuat Anda mengalami kecelakaan. Untuk memastikan daya cengkeram Anda di jalan basah, Anda harus memperlambat kecepatan.
  • Mata tertuju pada jalan: Anda dituntut untuk sangat fokus saat mengemudi di saat hujan. Matikan musik jika memungkinkan dan tetap terpaku pada jalan di depan. Selain itu, ini adalah waktu terbaik untuk mengemudi dengan menggunakan kedua tangan Anda.
  • Jangan menginjak rem: Tip penting yang dapat Anda ikuti adalah tidak mengerem keras kapan pun Anda mau. Jika Anda sering melakukannya di jalan basah, Anda mungkin akan tergelincir atau tergelincir ke depan. Anda mungkin kehilangan kendali saat menginjak rem. Selain itu, saat Anda menginjak rem dengan keras, rem mobil Anda akan terisi air dan juga menyebabkan kerusakan. Memperlambat akselerator adalah pilihan yang lebih baik untuk kesempatan seperti itu.
  • Jaga jarak aman: Anda wajib untuk tidak bertindak cerdas dan mencoba mempercepat saat lalu lintas terlalu padat. Jaga jarak setidaknya 5 kaki dari mobil di depan Anda. Meninggalkan ruang yang diperlukan di depan mobil akan membantu Anda menghindari kecelakaan.
  • Ambil belokan lambat: Berkendara sepelan mungkin saat Anda berbelok. Belokan tajam saat hujan dapat menyebabkan Anda tergelincir dan mengalami kecelakaan yang tidak terduga. Menurut para ahli, Anda perlu mengurangi kecepatan mobil Anda sekitar sepertiga, saat hujan mulai turun.

Anda juga dapat mencoba memakai kacamata terpolarisasi untuk mendapatkan visibilitas yang lebih baik. Mengikuti pedoman sekolah belajar mengemudi akan membantu Anda dalam memperoleh pengetahuan yang diperlukan tentang mengemudi di iklim yang merugikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *